|

Ringkasan Eksekutif
A ceh sedang berubah cepat di bidang politik, keamanan, ekonomi, sosial dan kebudayaan. Selain sibuk dengan usaha rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan pasca bencana gempa dan tsunami, Aceh menerima begitu banyak atensi dari berbagai pemerintah pusat, pemerintah asing, lembaga donor dan lembaga-lembaga non pemerintah baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada saat bersamaan, banyak organisasi masyarakat sipil bermunculan dalam merespon bantuan proyek dari berbagai organisasi nasional maupun internasional. Begitu banyak perhatian kepada rekontruksi bidang lain, namun masalah kepemudaan justru menjadi hal yang terlupakan.
DKD Aceh membaca, limpahan bantuan proyek bagi organisasi masyarakat sipil hanya tertumpu pada bidang bidang lain, namun sedikit sekali yang mau dan mampu memperbaiki serta menyelamatkan generasi muda dari kerusakan moral dan perilaku negatif .
DKD Aceh sebagai Lembaga yang konsen terhadap permasalahan Pemuda ini beranggotakan para Pramuka Penegak dan Pandega Aceh yang kemudian mengambil prakarsa mengembangkan program penguatan lembaga Dewan Kerja sebagai upaya merevitalisasi Gerakan Pramuka sebagai solusi handal permasalahan kaum muda.
Tujuan umum DKD Aceh adalah memfasilitasi pengetahuan dan ketrampilan praktis bagi Pramuka Penegak dan Pandega Aceh agar mampu menjadi learning organization dan dapat merevitalisasi perannya dalam kehidupan masyarakat Aceh. Pada gilirannya, Lembaga DKD Aceh akan mampu mempercepat terwujudnya pemuda aceh yang berbudaya, sejahtera, demokratik, bermartabat dan berkelanjutan.
Gambaran Umum Organisasi
Pramuka Penegak dan Pandega sebagai bagian dari anggota Gerakan Pramuka memiliki posisi yang strategis dalam pencapaian tujuan Gerakan Pramuka. Selain sebagai anggota muda pada jenjang terakhir, juga merupakan kader-kader potensial bagi pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka, Gerakan Pramuka bukanlah kegiatan yang hanya ditekuni di dalam ruangan melainkan kegiatan di Alam terbuka yang menarik dan menantang dan mengandung unsur pendidikan “. Sebagai salah satu wadah pembentukan watak Pramuka Penegak dan Pandega ditingkat Kwartir, maka Dewan Kerja tidak hanya sekedar sebagai wadah pembinaan saja, namun lebih kepada wadah kepemimpinan, sehingga Dewan Kerja Daerah senantiasa berupaya untuk mewujudkan konsep tersebut dalam bentuk penyusunan program kerja yang mengacu kepada rencana kerja.
Pada tingkat individual, para anggota DKD tidak memiliki kelemahan umum terutama berkenaan dengan kemampuan analisis sosial, pengorganisasian massa, keterampilan kepramukaan, advokasi dan kemampuan pengelolaan organisasi.
Pada tingkat team dan organisasi, Lembaga ini tidak memiliki kelemahan yang berarti baik dari segi bangunan visi dan misi organisasi yang berakibat pada kelemahan strategi, program, jejaring, kemampuan para anggota, kemampuan keterampilan kepramukaan, penggalangan aliansi, pengorganisasian masa dan manajemen operasional lembaga.
Pada tingkat sistem, lembaga ini telah memiliki sistem yang sinergis antar lembaga dan kwartirnya yang efektif sehingga tidak dijumpainya tumpang tindih kegiatan baik pada tataran pelaksanaan, Tugas pokok dan fungsinya maupun para pramuka penegak dan pandega yang menjadi sasaran. Pada sisi lain, DKD Aceh telah memiliki sinergisitas yang tinggi kinerjanya dari ranting, cabang dan daerah serta tingkat nasional.
Dalam hal ini DKD Aceh mengambil inisiatif mendorong dan mengembangkan kapasitas gerakan pramuka di Aceh sebagai organisasi pembelajaran yang efektif, inovatif dan transformatif. Sebagai learning organization, Lembaga DKD aceh akan mampu melestarikan, mengelola para pramuka penegak dan pandega Aceh dalam menghadapi perubahan-perubahan sosial yang tidak pasti dan tak menentu. Proses penguatan kapasitas ini merupakan proses yang sistimatik dan berkelanjutan karenanya perlu diciptakan sebuah sistem penguatan Lembaga Dewan kerja Pramuka Penegak Pandega yang terpadu, dalam upaya merevitalisasi dan mengembalikan peran pemuda dalam tatanan kehidupan masyarakat Aceh.
Dalam upaya mencapai misi organisasi, DKD aceh mengambil peran sebagai (1) Center of Excellence Penguatan pramuka penegak dan pandega yang efektif di semua level, (2) Learning Hub individu-individu yang interest terhadap Dewan Kerja dan pramuka penegak dan pandega Aceh, (3) Poros Penelitian Strategic terhadap kegiatan generasi muda dan (4) Jembatan antara gerakan pramuka, generasi muda dengan masyarakat.
DKD dalam menjalankan misinya menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi yakni (1) Intergrity, semua anggota akan mengedepankan kejujuran dalam setiap pelaksanaan program (2) Excellent, semua anggota menilai bahwa bekerja dengan baik saja tidak memadai karena semua kesempatan berinteraksi dengan beneficiris akan dilakukan untuk menghasilkan hal-hal yang istimewa, (3) Commitment, semua anggota akan melakukan sesuai dengan apa yang dijanjikan dan senantiasa berupaya melampaui harapan penerima manfaat pada setiap pelaksanaannya, (4) Fun, semua anggota percaya lingkungan yang nyaman akan memberikan kesempatan terbaik untuk mengalami proses pembelajaran yang memadai (5) Innovation, semua anggota senantiasa mengembangkan kegiatan kepemudaan dan cara belajar yang kreatif, mudah dan menyenangkan.
|