Kwarda Aceh Aktif Pada Maulid Akbar PDF Print E-mail
Written by Kwarda Aceh   
Tuesday, 18 May 2010 17:42

Banda Aceh: Sebagai wujud peran serta Gerakan Pramuka dalam syiar keagamaan, Kwartir Daerah Aceh mengikuti dan berpartisipasi pada kegiatan Maulid Akbar Tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Mesjid Raya Baiturrahman., tanggal 16 Mei 2010. Menurut Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Aceh, Cut Bang Muhammad Nazar yang juga Wakil Gubernur Aceh, ”peran serta Gerakan Pramuka pada setiap kegiatan sosial keagamaan itu penting, selain sebagai wujud kepedulian, juga dapat berfungsi mendidik kaum muda dalam pembinaan watak dan pribadi, yang merupakan tujuan akhir pendidikan kepramukaan”.

Pada kegiatan Maulid Raya (Akhbar) tahun ini, selain menempatkan 50 (lima puluh) orang anggota Pramuka Penegak/Pandega untuk membantu Panitia, juga turut juga mengirimkan 1 (satu) buah ”Dalong” besar sebagai juadah kenduri. Lima puluh anggota Penegak/Pandega yang dipilih itu berasal dari Dewan Kerja Daerah Aceh 20 orang, Satuan Tugas Pramuka Peduli Bencana 10 orang dan Kwartir Cabang/Dewan Kerja Cabang Kota Banda Aceh berjumlah 20 orang. Pasukan Pramuka Penegak/Pandega yang dikerahkan untuk membantu Panitia Pelaksana Maulid Raya akan dipimpin oleh Cut Bang Sani yang dibantu oleh Cut Bang Adnansyah.

Dalam pengarahannya, Cut Bang Ir. Djufri Effendi, M.Si, Wakil Ketua Kwarda Aceh Bidang Organisasi dan Hukum, pada saat Rapat Koordinasi (14 Mei 2010) di Kantor Kwartir Daerah, menjelaskan, tugas dari Pemerintah Aceh kepada Gerakan Pramuka untuk membantu kepanitian maulid harus disikapi sebagai sebuah penghargaan dan kepercayaan. Jadi wajib hukumnya untuk dilaksanakan dengan baik, dimanapun ditugaskan. Perlihatkanlah kepada masyarakat, Anggota Gerakan Pramuka mampu melaksanakan semua tugas yang dibebankan kepadanya dengan baik. Kita, Gerakan Pramuka, mempunyai SDM yang memadai untuk setiap kegiatan.

Maulid Raya 1431 H, tahun ini, seperti biasa dipusatkan di halaman Mesjid Raya Baiturrahman, mesjid kebagaan rakyat Aceh dan diikuti oleh puluhan ribu masyarakat dengan hidangan yang disumbangkan oleh instansi Pemerintah/Swasta dan juga masyarakat umum. Kenduri Maulid Nabi, merupakan suatu rangkaian ritual hajat kenduri yang kolosal dan terbesar serta terlama pelaksanaannya. Kenduri yang dimulai dari tingkat Rumah Tangga, Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan ditutup oleh Maulid Raya tingkat Provinsi. Suatu warisan adat budaya yang harus dijaga oleh masyarakat Aceh termasuk anggota Pramuka didalamnya. (dea-pramukaaceh.org)

Last Updated on Tuesday, 18 May 2010 17:49
 

Add comment


Security code
Refresh

Unit-unit